Tampilkan postingan dengan label Al-Ihya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al-Ihya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Februari 2017

Kuliah subuh Al ihya pusat

Kitab mukhtasar Ihya Ulumuddin
19/2/2017

Mandi wajib ada 4.
1. Mandi karena keluar sperma
2. Bertemunya kedua kelamin laki laki dan perempuan
3. Haid
4. Nifas

Adapun selain dr yg 4 itu adalah mandi sunah yaitu
1. mandi jumat
2. Idul Fitri,
3. Ihrom, 
4. wukuf di Arafah,
5. di muzdalifah, 
6. ketika masuk ke mekah
7. tiga kali mandi di hari tasyrik, 
8. thowaf wada, 
9. mualaf, 
10. orang gila yang sudah sembuh
11. setelah memandikan mayat seluruhnya ini disunahkan. 

Insyaallah kamu akan beruntung jika mengetahui ttg cara cara mandi yang benar

Wallahu'alam

Kontributor: Tia Septiani

Sabtu, 14 Januari 2017

Hadits tentang Iman, Islam, dan Ihsan

ﻋَﻦْ ﻋُﻤَﺮَ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ﺃَﻳْﻀﺎً ﻗَﺎﻝَ : ﺑَﻴْﻨَﻤَﺎ ﻧَﺤْﻦُ ﺟُﻠُﻮْﺱٌ ﻋِﻨْﺪَ ﺭَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺫَﺍﺕَ ﻳَﻮْﻡٍ ﺇِﺫْ ﻃَﻠَﻊَ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ﺭَﺟُﻞٌ ﺷَﺪِﻳْﺪُ ﺑَﻴَﺎﺽِ ﺍﻟﺜِّﻴَﺎﺏِ ﺷَﺪِﻳْﺪُ ﺳَﻮَﺍﺩِ ﺍﻟﺸَّﻌْﺮِ، ﻻَ ﻳُﺮَﻯ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺃَﺛَﺮُ ﺍﻟﺴَّﻔَﺮِ، ﻭَﻻَ ﻳَﻌْﺮِﻓُﻪُ ﻣِﻨَّﺎ ﺃَﺣَﺪٌ، ﺣَﺘَّﻰ ﺟَﻠَﺲَ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓَﺄَﺳْﻨَﺪَ ﺭُﻛْﺒَﺘَﻴْﻪِ ﺇِﻟَﻰ ﺭُﻛْﺒَﺘَﻴْﻪِ ﻭَﻭَﺿَﻊَ ﻛَﻔَّﻴْﻪِ ﻋَﻠَﻰ ﻓَﺨِﺬَﻳْﻪِ ﻭَﻗَﺎﻝَ : ﻳَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪ ﺃَﺧْﺒِﺮْﻧِﻲ ﻋَﻦِ ﺍْﻹِﺳْﻼَﻡِ، ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : ﺍْﻹِﺳِﻼَﻡُ ﺃَﻥْ ﺗَﺸْﻬَﺪَ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﺃَﻥَّ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺗُﻘِﻴْﻢَ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓَ ﻭَﺗُﺆْﺗِﻲَ ﺍﻟﺰَّﻛﺎَﺓَ ﻭَﺗَﺼُﻮْﻡَ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﻭَﺗَﺤُﺞَّ ﺍﻟْﺒَﻴْﺖَ ﺇِﻥِ ﺍﺳْﺘَﻄَﻌْﺖَ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺳَﺒِﻴْﻼً ﻗَﺎﻝَ : ﺻَﺪَﻗْﺖَ، ﻓَﻌَﺠِﺒْﻨَﺎ ﻟَﻪُ ﻳَﺴْﺄَﻟُﻪُ ﻭَﻳُﺼَﺪِّﻗُﻪُ، ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﺄَﺧْﺒِﺮْﻧِﻲ ﻋَﻦِ ﺍْﻹِﻳْﻤَﺎﻥِ ﻗَﺎﻝَ : ﺃَﻥْ ﺗُﺆْﻣِﻦَ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻭَﻣَﻼَﺋِﻜَﺘِﻪِ ﻭَﻛُﺘُﺒِﻪِ ﻭَﺭُﺳُﻠِﻪِ ﻭَﺍﻟْﻴَﻮْﻡِ ﺍﻵﺧِﺮِ ﻭَﺗُﺆْﻣِﻦَ ﺑِﺎﻟْﻘَﺪَﺭِ ﺧَﻴْﺮِﻩِ ﻭَﺷَﺮِّﻩِ . ﻗَﺎﻝَ ﺻَﺪَﻗْﺖَ، ﻗَﺎﻝَ ﻓَﺄَﺧْﺒِﺮْﻧِﻲ ﻋَﻦِ ﺍْﻹِﺣْﺴَﺎﻥِ، ﻗَﺎﻝَ : ﺃَﻥْ ﺗَﻌْﺒُﺪَ ﺍﻟﻠﻪَ ﻛَﺄَﻧَّﻚَ ﺗَﺮَﺍﻩُ ﻓَﺈِﻥْ ﻟَﻢْ ﺗَﻜُﻦْ ﺗَﺮَﺍﻩُ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻳَﺮَﺍﻙَ . ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﺄَﺧْﺒِﺮْﻧِﻲ ﻋَﻦِ ﺍﻟﺴَّﺎﻋَﺔِ، ﻗَﺎﻝَ : ﻣَﺎ ﺍﻟْﻤَﺴْﺆُﻭْﻝُ ﻋَﻨْﻬَﺎ ﺑِﺄَﻋْﻠَﻢَ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺴَّﺎﺋِﻞِ . ﻗَﺎﻝَ ﻓَﺄَﺧْﺒِﺮْﻧِﻲ ﻋَﻦْ ﺃَﻣَﺎﺭَﺍﺗِﻬَﺎ، ﻗَﺎﻝَ ﺃَﻥْ ﺗَﻠِﺪَ ﺍْﻷَﻣَﺔُ ﺭَﺑَّﺘَﻬَﺎ ﻭَﺃَﻥْ ﺗَﺮَﻯ ﺍﻟْﺤُﻔَﺎﺓَ ﺍﻟْﻌُﺮَﺍﺓَ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﺔَ ﺭِﻋَﺎﺀَ ﺍﻟﺸَّﺎﺀِ ﻳَﺘَﻄَﺎﻭَﻟُﻮْﻥَ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺒُﻨْﻴَﺎﻥِ، ﺛُﻢَّ ﺍﻧْﻄَﻠَﻖَ ﻓَﻠَﺒِﺜْﺖُ ﻣَﻠِﻴًّﺎ، ﺛُﻢَّ ﻗَﺎﻝَ : ﻳَﺎ ﻋُﻤَﺮَ ﺃَﺗَﺪْﺭِﻱ ﻣَﻦِ ﺍﻟﺴَّﺎﺋِﻞِ ؟ ﻗُﻠْﺖُ : ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟُﻪُ ﺃَﻋْﻠَﻢَ . ﻗَﺎﻝَ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﺟِﺒْﺮِﻳْﻞُ ﺃَﺗـَﺎﻛُﻢْ ﻳُﻌَﻠِّﻤُﻜُﻢْ ﺩِﻳْﻨَﻜُﻢْ .
‏[ ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ ‏]
Arti hadits / ﺗﺮﺟﻤﺔ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ :
Dari Umar radhiallahuanhu juga dia berkata : Ketika kami duduk-duduk disisi Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam suatu hari tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang mengenakan baju yang sangat putih dan berambut sangat hitam, tidak tampak padanya bekas-bekas perjalanan jauh dan tidak ada seorangpun diantara kami yang mengenalnya. Hingga kemudian dia duduk dihadapan Nabi lalu menempelkan kedua lututnya kepada kepada lututnya (Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam) seraya berkata: “ Ya Muhammad, beritahukan aku tentang Islam ?”, maka bersabdalah Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam : “ Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada Ilah (Tuhan yang disembah) selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji jika mampu “, kemudian dia berkata: “ anda benar “. Kami semua heran, dia yang bertanya dia pula yang membenarkan. Kemudian dia bertanya lagi: “ Beritahukan aku tentang Iman “. Lalu beliau bersabda: “ Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk “, kemudian dia berkata: “ anda benar“. Kemudian dia berkata lagi: “ Beritahukan aku tentang ihsan “. Lalu beliau bersabda: “ Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatnya, jika engkau tidak melihatnya maka Dia melihat engkau” . Kemudian dia berkata: “ Beritahukan aku tentang hari kiamat (kapan kejadiannya)”. Beliau bersabda: “ Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya “. Dia berkata: “ Beritahukan aku tentang tanda-tandanya “, beliau bersabda: “ Jika seorang hamba melahirkan tuannya dan jika engkau melihat seorang bertelanjang kaki dan dada, miskin dan penggembala domba, (kemudian) berlomba-lomba meninggikan bangunannya “, kemudian orang itu berlalu dan aku berdiam sebentar. Kemudian beliau (Rasulullah) bertanya: “ Tahukah engkau siapa yang bertanya ?”. aku berkata: “ Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui “. Beliau bersabda: “ Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian (bermaksud) mengajarkan agama kalian “.
(Riwayat Muslim)

Catatan :
Hadits ini merupakan hadits yang sangat dalam maknanya, karena didalamnya terdapat pokok-pokok ajaran Islam, yaitu Iman, Islam dan Ihsan.
Hadits ini mengandung makna yang sangat agung karena berasal dari dua makhluk Allah yang terpercaya, yaitu: Amiinussamaa’ (kepercayaan makhluk di langit/Jibril) dan Amiinul Ardh (kepercayaan makhluk di bumi/ Rasulullah)

Pelajaran yang terdapat dalam hadits / ﺍﻟﻔﻮﺍﺋﺪ ﻣﻦ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ :
Disunnahkan untuk memperhatikan kondisi pakaian, penampilan dan kebersihan, khususnya jika menghadapi ulama, orang-orang mulia dan penguasa.
Siapa yang menghadiri majlis ilmu dan menangkap bahwa orang–orang yang hadir butuh untuk mengetahui suatu masalah dan tidak ada seorangpun yang bertanya, maka wajib baginya bertanya tentang hal tersebut meskipun dia mengetahuinya agar peserta yang hadir dapat mengambil manfaat darinya.
Jika seseorang yang ditanya tentang sesuatu maka tidak ada cela baginya untuk berkata: “Saya tidak tahu“, dan hal tersebut tidak mengurangi kedudukannya.
Kemungkinan malaikat tampil dalam wujud manusia.
Termasuk tanda hari kiamat adalah banyaknya pembangkangan terhadap kedua orang tua. Sehingga anak-anak memperlakukan kedua orang tuanya sebagaimana seorang tuan memperlakukan hambanya.
Tidak disukainya mendirikan bangunan yang tinggi dan membaguskannya sepanjang tidak ada kebutuhan.
Didalamnya terdapat dalil bahwa perkara ghaib tidak ada yang mengetahuinya selain Allah ta’ala.
Didalamnya terdapat keterangan tentang adab dan cara duduk dalam majlis ilmu.

Rabu, 21 Desember 2016

Al-Ihya Dramaga Maulidan

Bogor (22/12), semalam pondok pesantren mahasiswa Al Ihya Dramaga sukses menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara ini dibuka oleh master ceremony, Sitta Mujahid (agh52) dengan pembacaan ummul kitab. Setelah itu lantunan ayat suci Al-Quran dibacakan oleh Hamzah Alfarisi (bio50) dan dilanjutkan pembacaan sholawat oleh Ikbal Muzaki (iptp51).

Saat sambutan ketua Al-Ihya, Fauzi Ridwan (agh50) menyampaikan minta maaf atas kekurangan sekaligus terimakasih atas partisipasi hadirin. Ustadz Ece Hidayat, selaku pengasuh pondok pesantren memberikan tausiyah berkenaan peringatan maulid nabi. "Inti dari acara ini adalah pembacaan sholawat, karena tilawah dan tausiyah sudah biasa ada", begitulah kiranya yang beliau sampaikan.

Ustadz Ece mengajak santri untuk terus memperbanyak sholawat dan meneladani Rasulullah. Acara berjalan lancar dan diakhiri dengan makan bersama.

Minggu, 11 September 2016

Al-Ihya Berqurban 10 Dzulhijjah 1437H

Tadi malam seantero nusantara bahkan dunia ramai mengumandangkan takbir, pun santri-santriyat Al Ihya Dramaga. Ikut bertakbir menyambut hari raya Qurban.

ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ ﻭﻟﻠﻪ ﺍﻟﺤﻤﺪ

Pagi menjelang, sholat 'Idul Adha dilaksanakan di halaman depan asrama santri Al Ihya. Farhan sebagai bilal dan Ust Muhidin sebagai imam dan khatib.

Usai sholat, tiga domba gemuk disembelih. Santri-santriyat nyate bareng di halaman samping. Akhirnya kerja keras terbayar dengan perut kenyang. Alhamdulillah.
______________________
#santrialihya
#santrionline
#santrimahasiswa